Warning: filemtime(): stat failed for /sites/itdp-indonesia.org/files/wp-content/themes/itdp/includes/js/jquery.fancybox.min.js in /sites/itdp-indonesia.org/files/wp-content/themes/itdp/includes/fn-core.php on line 223

Warning: filemtime(): stat failed for /sites/itdp-indonesia.org/files/wp-content/themes/itdp/css/jquery.fancybox.min.css in /sites/itdp-indonesia.org/files/wp-content/themes/itdp/includes/fn-core.php on line 244

August 30, 2012

SPBBG Rambutan Tutup 2 Hari, Bus TransJ 4 Koridor Terancam Ngaret

Niken Widya Yunita – detikNews

 
Jakarta Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBBG) Rambutan tidak beroperasi selama 2 hari sejak hari ini hingga Jumat (31/8) besok. Akibatnya 4 koridor bus Transjakarta (TransJ) terancam datang telat alias ngaret.

"Kepada seluruh pengguna bus Transjakarta, kami mohon maaf karena hari ini dan besok ada sedikit gangguan pelayanan yakni sedikit keterlambatan kedatangan 4 bus," ujar Kepala UP Transjakarta Busway M Akbar, dalam rilisnya, Kamis (30/8/2012).

Menurut Akbar, 4 koridor bus yang bakal telat datang yakni koridor V (Ancol-Kampung Melayu), Koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas), koridor VII (Kampung Rambutan-Kampung Melayu) dan koridor IX (Pinang Ranti-Pluit).

Akbar menambahkan, SPBBG Kampung Rambutan telah melampaui kuota maksimum bulanannya yang ditetapkan oleh Perusahaan Gas Negara (PGN). Karena itu, pengisian BBG seluruh bus Transjakarta dialihkan ke SPBBG Pinang Ranti, SPBBG Pancoran dan SPBBG Pemuda.

 

"Hal ini diupayakan agar bus-bus tersebut dapat tetap melayani penumpang di koridornya," kata dia.

Akbar berharap, penumpang dapat bersabar karena ganggunan layanan ini. Pihaknya juga sangat menyesalkan masalah gas seperti ini terjadi lagi dan ini sudah berulang kalinya.

Akbar menambahkan, pola bisnis antara PGN dan pengelola SPBBG yang menerapkan batasan maksimum di mana apabila melebihi batas maksimal yang diberikan akan dikenakan denda sebesar 200 persen. Kuota yang diberikan oleh PGN kepada SPBBG Kampung Rambutan pada bulan Agustus 2012 yaitu 450 ribu meter kubik (batas minimal) dan 630 ribu meter kubik (batas maksimal).

Saat ini, lanjut dia, batas maksimal sudah terpenuhi dan pengelola SPBBG tidak dapat menjual BBG kepada Transjakarta karena akan terkena denda charge. Permasalahan ini sudah disampaikan kepada pemerintah pusat cukup lama, namun belum ada respons untuk solusinya.

"Bagaimana mau menjalankan program konversi minyak ke gas kalau masalah SPBBG saja belum beres," tutur Akbar.

Source: http://news.detik.com/read/2012/08/30/154228/2003446/10/spbbg-rambutan-tutup-2-hari-bus-transj-4-koridor-terancam-ngaret?9922032

Subscribe

Sign up for updates on our projects, events and publications.

SIGN UP

Deprecated: Creation of dynamic property OMAPI_Elementor_Widget::$base is deprecated in /sites/itdp-indonesia.org/files/wp-content/plugins/optinmonster/OMAPI/Elementor/Widget.php on line 41
Send this to a friend