February 19, 2021

Sepeda Sewa

Penyediaan sistem sepeda sewa harus dipandang secara utuh dalam rangka integrasi penyediaan jaringan transportasi umum perkotaan. Sepeda sewa berperan sebagai pilihan moda pergerakan mikro (micro mobility) untuk bertransit menggunakan transportasi umum. Berbagai keuntungan dapat diperoleh dengan mengintegrasikan sistem sepeda sewa dengan transportasi umum dalam rangka penyelenggaraan transportasi multimodal.

  1. Ekspansi Jaringan Transportasi yang Berkelanjutan
  2. Mendukung Visi Bersepeda
  3. Meningkatkan Mode Share Sepeda

Strategi Implementasi

  • Integrasi Institusional: Pelaksanaan konsep multi-operator membutuhkan koordinasi lintas operator dalam hal pertukaran data hingga pembayaran, operator sepeda sewa akan terikat dan bekerja sama di dalam satu institusi yang sama dengan diawasi oleh pemerintah, yang berfungsi sebagai regulator operator yang terlibat. Pelaksanaan sepeda sewa akan menggunakan konsep multi-operator, sehingga dibutuhkan integrasi lintas operator dalam hal pertukaran data hingga pembayaran. 
  • Integrasi Fisik Fase Inisiasi: Integrasi fisik sepeda sewa dengan transportasi umum untuk memudahkan dan meningkatkan kenyamanan pengguna dalam melakukan perjalanan multimoda. 
  • Integrasi Tiket/Media Pembayaran: Pembayaran sistem sepeda sewa akan menggunakan tiket atau media yang sama dengan tiket atau media pembayaran yang digunakan oleh angkutan umum eksisting. Dalam hal ini, pembayaran sistem sepeda sewa dapat menggunakan server-based payment atau personalized chip-based card. Media ini digunakan agar sistem dapat mengenali dan merekam data pengguna sepeda sewa.
  • Integrasi Tarif: Selain menggunakan media yang sama, pembayaran sistem sepeda sewa juga berpotensi untuk dilakukan secara bundling dengan pembayaran angkutan umum eksisting lainnya, seperti termasuk ke dalam pembayaran maksimal Rp 5000 per 3 jam dalam Jak Lingko.
  • Integrasi Informasi Layanan: Pengguna sistem sepeda sewa diharapkan dapat memperoleh informasi layanan sepeda sewa pada platform yang sama. Integrasi informasi dalam mekanisme multi-operator menjadi sangat penting untuk disediakan oleh pemerintah sebagai regulator.
      1. Super-app sepeda sewa: Pengembangan aplikasi yang menjadi wadah informasi ketersediaan sepeda lintas operator.
      2. Sistem wayfinding terintegrasi: Penyediaan informasi lokasi titik tambat sepeda sewa di setiap titik transportasi umum.
  • Ekspansi Area Layanan Sepeda SewaSaat ini, meski titik-titik tambat sepeda sewa dan rencana kedepannya sudah banyak bersinergi dengan jalur sepeda dan rencana jalur sepeda, potensi ekspansi area layanan sepeda sewa dapat dilakukan berdasarkan potensi pengguna moda transportasi umum di Jakarta.

Subscribe

Sign up for updates on our projects, events and publications.

SIGN UP
Skip to content
Send this to a friend