June 05, 2026

Buibu Baca Buku Book Club dan ITDP Indonesia Ajak Para Ibu Makin Peduli Isu Krisis Iklim

Pada Sabtu, 30 Mei 2026, ITDP Indonesia berpartisipasi dalam event bertajuk “Buibu Berdaya Bumi – Dari Literasi Jadi Aksi” yang digelar di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Acara yang diselenggarakan oleh Buibu Baca Buku Book Club (bbbbookclub) dengan dukungan Climate Works Foundation ini berfokus pada peran strategis ibu dalam mengkomunikasikan isu iklim pada keluarga maupun relasi lainnya. Dengan pembekalan pengetahuan yang cukup, para ibu dapat menyadari kaitan krisis iklim dalam kehidupan sehari-hari dan mengambil langkah proaktif untuk isu pemanasan global.

Dalam agenda hari itu, ITDP berkontribusi dalam beberapa kegiatan. Pertama adalah booth tarot di mana pengunjung bisa menarik kartu tarot bertuliskan permasalahan kota masa kini. Setelah menarik kartu, staf ITDP akan membicarakan soal permasalahan dalam kartu dan solusi untuk mengatasi hal tersebut. Kartu yang telah ditarik bisa dibawa pulang oleh pengunjung sebagai merchandise.

Selanjutnya adalah sesi “Read Aloud and Bookish Play” di mana beberapa komunitas membacakan buku-buku anak dengan topik transisi energi, asal-usul makanan, dan transportasi ramah lingkungan ke para anak. Buku anak buatan ITDP, “Petualangan Satya dan Tara di Kota Ajaib” menjadi salah satu buku yang dibacakan di sesi ini.

Agenda ditutup dengan “Debate Club: Pro Kontra Transportasi Perkotaan”. Deliani Siregar (Deputy Director ITDP Indonesia) dan Fani Rachmita (Senior Communication and Partnership Manager ITDP Indonesia) menjadi fasilitator event ini. Para partisipan diberikan kartu merah dan hijau untuk menunjukkan ketidaksetujuan terhadap prompt yang diberikan. Ada enam prompt, yaitu (1) “Bus Listrik buang-buang anggaran”; (2) “Perempuan lebih susah naik transportasi publik dibanding laki-laki”; (3) “Transportasi publik solusi kemacetan”; (4) “Sepeda bukan solusi transportasi yang realistis untuk ibu-ibu di Jakarta”; (5) “Macet Jakarta sebenarnya bisa selesai dalam 10 tahun — kalau ada kemauan politik”; dan (6) “Belanja online kita tidak ada hubungannya dengan lingkungan”.

Fasilitator meminta partisipan yang memberikan kartu hijau dan merah untuk menjelaskan pilihan mereka selama 2-3 menit. Setelahnya fasilitator akan memberikan cold fact tentang pernyataan tersebut. Sesi debat ditutup dengan fasilitator ITDP merangkum satu benang merah dari seluruh debat dan pernyataan reflektif untuk dibawa pulang peserta.

Acara ini merupakan kolaborasi ITDP sebagai lembaga riset dan advokasi transportasi di Indonesia dengan kekuatan bbbbookclub sebagai komunitas perempuan urban yang aktif, kritis, dan punya jangkauan luas — untuk membangun percakapan publik yang lebih dalam tentang kota dan mobilitas yang berkeadilan.

Subscribe

Sign up for updates on our projects, events and publications.

SIGN UP
Send this to a friend