August 27, 2026

ITDP Indonesia Dorong Penguatan Pemodelan Transportasi untuk Masa Depan Mobilitas Jakarta di IITS 2026

Menjelang peringatan 500 tahun Jakarta tahun depan, kota ini memiliki peluang untuk menentukan babak berikutnya dalam transformasi mobilitasnya sekaligus memperkuat posisinya sebagai kota global. Sebagai pusat perekonomian nasional, daya saing Jakarta akan semakin bergantung pada seberapa baik kota ini menghubungkan masyarakat, lapangan kerja, layanan, dan peluang ekonomi di seluruh kawasan metropolitan.

Hal inilah yang menjadi salah satu fokus dalam sesi plenari ketiga “Five Centuries of Growth: The Journey to Jakarta’s World Class Transport System” di Indonesia International Transport Summit (IITS) 2026 pada 20 Agustus 2026. Bertempat di Tribrata Hotel & Convention Center, Jakarta, sesi ini mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, investor, dan pemangku kepentingan transportasi untuk membahas masa depan mobilitas Jakarta.

Sesi diskusi dibuka oleh keynote speaker Profesor Firdaus Ali, Koordinator Staf Khusus Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya penggunaan data dalam perancangan pembangunan infrastruktur mobilitas yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan lewat elektrifikasi armada transportasi publik.

Sesi diskusi dilanjutkan dengan pembicara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaludin, Direktur Pembangunan MRT Jakarta Weni Maulina, Direktur KINETIK Steven Chaytor, Head of IT Planning and Innovation Department Transjakarta Udayalaksmana Kartiyasa, dan Sales Director Trapeze Group ASEAN (Modaxo) Sudipt Khandelwal serta Wakil Direktur ITDP Indonesia Deliani Siregar sebagai moderator.

Wakil Direktur ITDP Indonesia, Deliani Siregar

Membuka diskusi, Deliani menyoroti pentingnya memahami perkembangan Jakarta secara menyeluruh untuk menentukan arah transformasi transportasi ke depan.

“Sejujurnya, tidak setiap hari kita membayangkan masa depan Jakarta dengan sangat optimistis. Namun, melalui diskusi ini saya ingin menggali bagaimana Jakarta dapat memiliki masa depan transportasi yang lebih baik,” ucap Deliani. “Kita perlu memahami bagaimana Jakarta berkembang dan bagaimana pemodelan dapat mendukung kemajuan menuju integrasi fisik, operasional, dan tarif.”

Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta Budi Awaludin

Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta Budi Awaludin kemudian menjelaskan rencana pengembangan sistem transportasi Jakarta untuk mencapai visi menjadi salah satu dari 20 kota global terkemuka dunia pada 2045. “Untuk mewujudkan visi tersebut, dibutuhkan investasi sekitar 650 triliun rupiah atau sekitar 43 miliar dolar AS. Jakarta mencatat sekitar 36,9 juta perjalanan per hari.”

Direktur KINETIK Steven Chaytor menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak selalu terhambat oleh kekurangan dana. Menurut Steven, kota perlu beralih dari pemodelan sebagai sekadar menyusun daftar keinginan proyek menuju rangkaian proyek yang kredibel dan realistis.

Pentingnya pemodelan dalam membangun posisi daya dan saing kota juga disebutkan oleh Direktur Konstruksi MRT Jakarta Weni Maulina. “Permodelan menentukan koridor, membuat proyeksi transportasi yang tepat, dan merencanakan penggunaan lahan. Kunci perluasan jalur MRT adalah sinergi antara pemerintah, operator perkeretaapian, serta pengembang swasta atau industri,” tuturnya.

Mengenai permodelan dalam efektivitas rute Transjakarta, Head of IT Planning and Innovation Transjakarta Udayalaksmana Kartiyasa menyebutkan tantangan menerapkan data untuk elektrifikasi bus bukan hanya persoalan ketersediaan data, tapi juga penggunaan data yang belum tepat.

“Target Jakarta dalam mengelektrifikasi 10.000 bus sangat ambisius. Namun, saya optimis target ini bisa tercapai dengan pendekatan kebijakan melalui perbaruan kontrak dengan operator secara terus-menerus,” ujar Udayalaksmana Kartiyasa.

Sales Director Trapeze Group ASEAN (Modaxo) Sudipt Khandelwal menyebut risiko pembiayaan tidak dapat sepenuhnya dialihkan ke sektor swasta. Namun, ada beberapa risiko yang bisa ditanggung oleh sektor swasta, seperti risiko konstruksi, pemeliharaan aset, kinerja aset, dan kinerja operasional.

Di akhir diskusi, ITDP Indonesia menampilkan video singkat menunjukkan bagaimana ITDP sedang menyusun transport modelling Jabodetabek untuk diserahkan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperingati 500 tahun Jakarta.

Melalui penyusunan transport modelling Jabodetabek, ITDP Indonesia terus mendukung upaya Jakarta dalam membangun sistem transportasi yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan. Pemodelan ini diharapkan dapat menjadi salah satu landasan bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam merencanakan masa depan mobilitas Jakarta, sekaligus menjadi bagian dari langkah menuju Jakarta yang lebih siap menghadapi tantangan mobilitas dalam 500 tahun berikutnya.

Subscribe

Sign up for updates on our projects, events and publications.

SIGN UP
Send this to a friend